Sugesti Positif (Belum Tentu) Menghasilkan Kondisi Positif, Jika Kamu Belum Memahami 2 Hal ini

“saya sudah sering mensugesti diri saya setiap pagi dengan kalimat affirmasi “saya kaya, saya sukses”, tapi masih kondisi seperti ini, makanya saya belajar AMC mas supaya paham ilmunya”, kata seorang bapak yang mengikuti kelas reguler surabaya hari sabtu kemarin.

Bicara kekuatan sugesti memang sangat menarik dan banyak orang yang ingin membahasnya, tapi mirisnya banyak orang tidak memahami dengan benar apa itu sugesti, bahkan ada sebagian orang yang menyepelekan dari kekuatan sugesti. Biasanya sih mereka komentarnya “ah, itu kan cuma sugesti aja”. Padahal kekuatan sugesti merupakan kekuatan utama dari manusia untuk digunakan dalam menjalani kehidupan dengan baik. Karena sugestimu menentukan hidupmu.Sugesti itu berasal dari bahasa inggris  yaitu “suggestion” yang artinya adalah saran, artinya semua saran yang masuk ke dalam pikiran kita itu adalah sugesti, baik itu yang masuk melalui mata dan melalui telinga merupakan sugesti pembentuk dari kehidupan manusia. Jadi ketika sugesti yang masuk adalah positif maka pasti hidup manusia itu selalu positif, begitu juga sebaliknya. Kalau anda merasa sudah mensugesti diri dengan kata-kata positif tapi hidup belum positif maka itu artinya masih ada sugesti-sugesti negatif dalam diri anda yang sudah pernah masuk sejak dulu. Jangan lantas mengatakan bahwa kekuatan sugesti itu tidak benar, hanya karena anda sudah merasa mensugesti diri berkali-kali setiap hari tapi tidak ada perubahan dalam hidup. Simak dulu di video berikut ya.

Seringkali saya menulis di artikel-artikel saya, di status media sosial bahwa yang penting itu bukan kalimat affirmasinya, bukan kalimat sugestinya tapi yang harus dipahami adalah pemahaman yang utuh tentang pikiran dan sugesti. Bukan kalimatnya yang membuat seseorang itu berubah tapi sesungguhnya dari hasil kerja pikiran. Sebaiknya berhenti untuk sibuk mengulang-ngulang sebuah kalimat, berhenti untuk melakukan affirmasi yang tidak jelas, karena percuma saja. Kalau anda tidak memahami 2 Hal ini, maka percuma saja anda mengulang-ngulang sebuah kalimat yang tujuannya untuk mensugesti diri tapi tidak paham ilmu AMC yang merupakan metode untuk  mengenali, mengontrol dan memaksimalkan Pikiran. 

Karena sesungguhnya sebuah kalimat sugesti itu tidak perlu diulang-ulang, cukup sekali saja sudah beres. Anda bisa baca artikel berikut ini ya:

Bukan affirmasinya, tapi hal satu ini yang Harus dipahami untuk mengontrol Pikiran

2 Hal yang harus dipahami untuk membuat sugesti positif  menghasilkan kehidupan Positif adalah:

Pertama, Ilmu Pemrograman Sugesti yang benar. 

Membuat sebuah kalimat sugesti harus dipahami dengan benar dan utuh, karena ketika dikelas AMC saya bertemu dengan banyak orang yang masih salah dalam membuat kalimat sugestinya, Dan belum paham bagaimana memprogram sugesti ke pikirannya. Kebanyakan dari pemahaman yang ada adalah sangat ribet, sugesti masuk kalau sedang pejam mata, sugesti masuk ketika sedang meditasi dan berbagai syarat lainnya. Padahal sugesti masuk kapan saja dalam kondisi  bagaimanapun juga. 

Kedua, Ilmu Tentang Pikiran yang benar dan utuh.

Sugesti masuk ke dalam pikiran, sama seperti sebuah file yang masuk ke dalam hape anda. Maka tentu kita harus memahami bagaimana menggunakan hape, bagaimana fitur di hape itu. Begitu juga dengan Pikiran, harus paham dulu bagaimana mengenali, mengontrol dan memaksimalkan Pikiran dengan benar dan utuh. Kalau sudah paham tentang pikiran maka pasti kehidupan bekerja sesuai rumus yang semestinya yaitu “sugesti positif menghasilkan kehidupan yang positif”

Sehingga sugesti positif memang (belum tentu) menghasilkan kehidupan yang positif kalau ilmunya salah, tapi kalau ilmunya benar maka sugesti positif PASTI menghasilkan Kehidupan yang POSITIF juga.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s