Beginilah 3 Cara Utama Sebuah Sugesti Masuk Ke dalam Pikiran Kita

cara-sugesti-pikiranSugesti oh Sugesti, sebuah kata yang bagi sebagian orang adalah suatu hal yang menakutkan, tapi bagi sebagian orang lain juga banyak yang mencari. Dan lucunya banyak orang yang menulis tentang sugesti bahkan mengajarkan tentang sugesti, tetapi karena yang dia tulis dan dia ajarkan berasal dari sebuah kesalahan pemahaman maka jadinya tersebar deh kesalahan ini ke banyak orang. “mas firman, saya gak bisa disugesti”, “mas firman, saya susah untuk mensugesti diri saya sendiri”, “mas firman saya pernah ikut training katanya untuk memasukkan sugesti harus pejam mata dan tidur”. Kalau seperti ini pertanyaannya, itu menunjukkan kesalahan dalam memahami “sugesti”. Pahami terus artikel ini ya.

Sugesti itu sebenarnya adalah sebuah “saran”, coba cek di kamus bahasa inggris-indonesia cari kata “suggestion” lalu perhatikan artinya. Yup benar, suggestion itu kalau diucapkan dengan logat Indonesia maka menjadi sugesti dan artinya adalah “saran”. Jadi kalau begitu, saat anda menerima saran orang lain, maka itu artinya anda sudah disugesti oleh orang tersebut. Saat anda membaca buku, maka itu juga artinya anda sudah disugesti oleh buku itu. Lalu, dimana letak susahnya mensugesti diri sendiri, lalu kenapa dikatakan memasukkan sugesti harus pejam mata dan tidur.  Saya membuat kelas AMC (Alpha Mind Control) karena gemes melihat banyak pemahaman yang “salah” tentang sugesti tersebar di masyarakat.

Padahal sugesti itu bisa masuk ke dalam pikiran seseorang dengan begitu mudahnya, bahkan sejak anda membuka mata saat bangun tidur maka sugesti-sugesti sudah mulai masuk ke dalam pikiran anda. Dari mana saja sugesti masuk? Sebenarnya pertanyaan ini sama dengan pertanyaan “dari mana saja anda mendapat sebuah saran?”, atau “dari mana saja anda menerima sebuah informasi?”. Pasti anda sudah tahu jawabannya? Iya benar, dari penglihatan, dari pendengaran dan dari indera anda lainnya. Karena itu saya buat 3 cara utama sugesti bisa masuk ke dalam Pikiran kita, yaitu:

Pertama, Apa yang Anda Lihat, mata adalah jendela dunia yang memberikan semua informasi masuk ke dalam diri anda, dari mata maka anda bisa memahami sesuatu. Bahkan untuk jatuh cinta kepada seseorang dimulai dari mata, “dari mata turun ke hati” hehe. Berarti mata adalah jalan untuk masuknya sebuah sugesti kedalam diri anda, masuknya sebuah pengaruh ke dalam pikiran anda. Ketika anda melihat film, melihat sinetron, melihat apapun maka itu pasti adalah sebuah sugesti dan pasti masuk ke dalam pikiran anda, tentu secara otomatis berpengaruh terhadap hidup anda.

Kedua, Apa yang Anda Dengar, kalau yang pertama tadi melalui mata maka yang kedua adalah melalui telinga. Sebuah informasi masuk bukan hanya dari mata, tetapi juga dari telinga. Ketika anda mendengar kan radio dijalan sambil menyetir maka itu juga informasi kan. Lalu ketika anda mendengar saran dari orang lain melalui telepon, itu juga merupakan sebuah sugesti. Ngomongin hal yang sama yaitu jatuh cinta, maka bisa juga diri seseorang itu luluh saat mendengar “rayuan” melalui telepon hehe. Oh ya, banyak kasus penipuan yang hanya melalui telepon, dimana korban akhirnya “tersugesti” untuk mentransfer sejumlah uang hanya dengan mendengar “sugesti” melalui telepon.

kekuatan-sugesti-pikiran

Ketiga, Apa yang Anda Baca, selain hanya melihat dan mendengar maka jalan ketiga masuknya sebuah sugesti ke dalam pikiran kita adalah melalui buku, artikel, majalah dan bacaan yang anda baca. Karena apa yang anda baca itu tanpa anda sadari langsung masuk ke pikiran anda untuk mempengaruhi hidup anda. Sehingga, harus hati-hati dalam membaca sesuatu, harus cerdas dalam membaca apapun. Karena membaca yang salah maka pasti pikiran anda juga salah maka tentunya hidup anda juga salah. Baca juga artikel ini :

3 kesalahan besar yang sering tidak disadari banyak orang dalam hidupnya

cara-mensugesti-diri

Kalau anda sudah memahami artikel ini, maka anda seharusnya cerdas dalam melihat, cerdas dalam mendengar dan cerdas dalam membaca. Tujuan saya membuat kelas AMC adalah agar setiap pribadi menyadari dengan benar dan utuh bahwa dirinya bisa dengan mudahnya menerima sugesti dan tahu caranya bagaimana “menjadi cerdas” dalam memfilter sugesti-sugesti yang bertebaran di sekitar kita.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s